Ditambahkan ke keranjang!
Lihat Keranjang →
Kota Sorong, Papua Barat Daya

Pulau Doom –
Kota Kolonial di
Ujung Timur

Menyusuri jalanan aspal pertama di Papua, di antara bangunan tua bergaya Eropa dan hembusan angin laut yang menyimpan ribuan cerita masa lampau.

Gulir
1932
Puncak Kejayaan Era Kolonial
5 km
Luas Pulau
10 mnt
Dari Pelabuhan Sorong
4.7★
Rating Wisatawan
Sejarah Pulau Doom
Kota Satelit • Hindia Belanda

Pusat Pemerintahan
Hindia Belanda

Jauh sebelum daratan utama Sorong berkembang menjadi kota metropolis yang sibuk, Pulau Doom telah menjadi primadona dan pusat administrasi (*Afdeling*) pemerintah kolonial Belanda di kawasan Kepala Burung Papua pada awal abad ke-20.

Julukan "Kota Satelit" atau "Pulau Bintang" disematkan pada pulau ini karena ia merupakan daratan pertama di Papua yang menikmati gemerlap listrik. Penataan kota yang rapi, jalanan beraspal yang mulus, serta perumahan pejabat, gereja, dan penjara bergaya arsitektur indis masih berdiri kokoh hingga hari ini, mengundang Anda untuk menelusuri lorong waktu.

Akhir Abad 19
Penetapan Pos Administratif
Belanda mulai melirik Doom karena lokasinya yang strategis, perairan pelabuhan yang dalam, dan bebas dari wabah malaria.
1930 - 1942
Masa Keemasan Kolonial
Menjadi pusat pemerintahan *Afdeling* Sorong. Pembangunan infrastruktur modern, kelistrikan, dan tata kota bergaya Eropa berkembang pesat.
1965 – Sekarang
Pemindahan Ibu Kota
Pusat pemerintahan pindah ke daratan utama Sorong. Doom kini menjadi pulau padat penduduk yang mempertahankan museum hidup arsitektur masa lalunya.

Aktivitas Wisata

Wisata Sejarah
Heritage Tour
Susur Kota Tua
Berjalan kaki atau menyewa becak motor melintasi jalanan aspal tua, mengagumi kompleks perumahan pejabat kolonial dan Gevangenis (penjara tua).
Kuliner Lokal
Culinary
Kuliner Senja
Menikmati sore hari di dermaga Doom, mencicipi aneka jajanan lokal hasil laut sambil melihat kapal-kapal berlalu lalang di selat Sorong.
Fotografi Arsitektur
Photography
Fotografi Arsitektur
Bagi penggemar fotografi, arsitektur *indis* yang memudar dimakan waktu memberikan komposisi visual yang dramatis dan kaya akan karakter.

Rute Menuju
Pulau Doom

Mengunjungi pulau penuh sejarah ini sangatlah mudah, karena jaraknya yang sangat dekat dengan pusat Kota Sorong.

Langkah 01
Ke Pelabuhan Sorong
Arahkan perjalanan Anda menuju Pelabuhan Rakyat Sorong. Dari pusat kota hanya memakan waktu 10-15 menit berkendara.
Langkah 02
Mencari Taxi Laut
Setibanya di pelabuhan rakyat, cari "Taxi Laut" atau perahu tradisional bermotor. Perahu ini tersedia mulai pagi hingga malam hari.
Langkah 03
Perjalanan Singkat
Perjalanan menyeberangi selat hanya memakan waktu 10 hingga 15 menit dengan tarif yang sangat terjangkau (sekitar Rp 5.000 - 10.000).
Langkah 04
Tiba di Doom
Setibanya di Dermaga Doom, Anda bisa langsung berjalan kaki menyusuri jalanan berasap peninggalan Belanda atau menyewa becak motor berkeliling.